Kelas: IPA A Kelompok 1
NIM : 2200103922097037
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran
Lokasi SMPN 2 Paninggaran
Lingkup Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
Tujuan yang ingin dicapai Meningkatkan motivasi/minat belajar peserta didik dan memaksimalkan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi (IT) dalam pembelajaran IPA.
Penulis Azmi Fitria Pratiwi, S.Pd.
Tanggal 6 Desember 2022
Situasi:
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
Latar belakang dari praktik pembelajaran ini adalah peserta didik kelas VIII tidak bersemangat dan aktif mengikuti pembelajaran dan kebanyakan diam saat ditanya kembali tentang materi yang dipelajari. Selain itu kurangnya penggunaan TPACK dalam kegiatan pembelajaran, kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dan kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif di kelas dalam proses pembelajaran.
Praktik pembelajaran ini menurut saya sangat penting untuk dibagikan karena dapat menimbulkan dampak yang sangat besar dan luar biasa dalam proses pembelajaran yaitu :
1. Selain bisa memotivasi diri saya sendiri dan juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan guru yang lain.
2. Model dan metode pembelajaran yang lebih bervariasi.
3. Media, alat dan bahan pembelajaran lebih inovatif.
4. Proses pembelajaran lebih terstruktur.
5. Pembelajaran berpusat pada peserta didik.
6. Guru berperan sebagai fasilitator.
7. Pembelajaran yang lebih menarik sehingga peserta didik lebih fokus dan tercapainya tujuan pembelajaran sesuai apa yang direncanakan.
Peran saya dan tanggung jawab saya dalam praktik ini :
1. Melakukan identifikasi masalah pembelajaran yang terjadi di sekolah
2. Mencari alternatif solusi dari berbagai sumber, baik dari literatur, wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, rekan sejawat dan pakar.
3. Menyusun perangkat pembelajaran yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi yaitu rendahnya motivasi dan minat belajar peserta didik serta cakupan materi yang luas dengan penggunaan istilah asing.
4. Perangkat pembelajaran yang disusun adalah RPP, LKPD, Bahan ajar, media pembelajaran dan instrumen penilaian yang akan digunakan.
5. Pelaksanaan rencana aksi yang dilakukan sebanyak 4 siklus pembelajaran
6. Merekam proses pembelajaran yang dilakukan dan mengedit video tersebut sesuai dengan sintaks model pembelajaran yang dilakukan
7. Melakukan analisis hasil pembelajaran untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran
8. Melakukan refleksi pembelajaran yang sudah dilaksanakan
Tantangan :
Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,
Setelah melakukan identifikasi masalah dengan berdasarkan pada hasil kajian literatur dan hasil wawancara pakar, rekan sejawat dan refleksi diri, beberapa tantangan yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar dan minat belajar peserta didik adalah :
1. Peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi.
2. Guru belum terbiasa menggunakan model pembelajaran yang tidak biasa digunakan.
3. Belum adanya media pembelajaran yang interaktif.
4. Sumber belajar peserta didik yang kurang bervariasi.
Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah :
1. Peserta didik sebagai pusat pembelajaran dan membantu persiapan praktik pembelajaran
2. Kepala sekolah yang telah memberikan saran tentang masalah yang teridentifikasi beserta penyebab dan alternatif solusinya
3. Pengawas bina yang telah bersedia diwawancara untuk memberikan pendapat terkait penyebab masalah dan alternatif solusi yang bisa dilakukan
4. Rekan sejawat sesama guru IPA yang telah memberikan saran terkait penyebab masalah dan solusi yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah serta telah bersedia menjadi observer dalam praktik pembelajaran
5. Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam proses melaksanakan pembelajaran PPL
Aksi :
Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan yang ada, yaitu:
1. Masih ada peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi dan mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas.
Saya lebih intens lagi dalam membimbing peserta didik yang belum memahami tugas yang akan dilakukan, agar peserta didik yang masih pasif dalam kegiatan diskusi dapat berperan aktif di kelompoknya. (Sesuai sintaks 3)
Saya mendampingi dan memberikan contoh kepada peserta didik baik individu maupun kelompok bagaimana cara mempresentasikan hasil laporan kelompok dan tetap memberikan semangat dan apresiasi kepada peserta didik atau kelompok yang sudah tampil. (Sesuai sintaks 3 dan 4)
Langkah-langkah yang lain juga diambil antara lain,
1. Berkaitan dengan model pembelajaran
Menerapkan model pembelajaran yang mampu melatih siswa untuk mengungkapkan pendapat dan mendorong agar lebih aktif dan kritis sehingga pembelajaran berpusat pada siswa.
Adapun model pembelajaran yang dipilih yaitu
Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terdiri dari 5 sintaks pembelajaran yaitu:
Sintaks 1: Orientasi peserta didik pada masalah
Sintaks 2: Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
Sintaks 3: Membimbing penyelidikan secara individu atau kelompok
Sintaks 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Sintaks 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
dari model pembelajaran yang dipilih dari mulai tahap satu sampai tahap akhir yang dituangkan dalam kegiatan pembuka, inti dan penutup.
2. Berkaitan dengan bahan ajar dan media ajar
Saya menggunakan bahan ajar berupa Handout per pertemuan juga LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk mengukur ketercapaian belajar peserta didik dan saya juga menggunaakan video pembelajaran yang ditampilkan lewat LCD proyektor, dengan berbantuan salindia dan aplikasi power director secara konkrit dikolaborasikan dengan berbasis TPACK sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
3. Berkaitan dengan penilaian
Saya juga menggunakan lembar penilaian untuk menilai secara keseluruhan dari ranah pengetahuan, keterampilan dan sikap. Tentunya dalam instrumen lengkap mulai dari kisi-kisi, indikator ketercapaian setiapa ranah, dan rubrik penilaian untuk melengkapi penilaian di akhir pembelajaran
Strategi yang dilakukan
Strategi yang dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik dalam proses pembelajaran yaitu merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan mengembangkan RPP dan Lembar Kerja (LKPD) yang berpusat pada peserta didik. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok-kelompok kecil dan saling bekerja sama dalam menemukan konsep belajarnya. Mereka belajar untuk berani berpendapat dan menghargai pendapat orang lain serta belajar mempertanggungjawabkan hasil yang telah mereka peroleh bersama.
Proses pengembangan RPP yang berpusat pada peserta didik dengan menentukan kegiatan-kegiatan pembelajaran apa saja yang bisa mengaktifkan peserta didik dan berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian proses pembelajaran.
Sumber daya yang digunakan
Sumber daya atau materi yang saya gunakan untuk kegiatan ini adalah jaringan internet, buku-buku yang terkait model-model pembelajaran inovatif, buku Peserta didik IPA kelas VII dan VIII. Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Mata Pelajaran IPA SMP, kompetensi dan kreatifitas guru dalam mengembangkan RPP dan LKPD yang berpusat pada aktifitas peserta didik serta kelancaran proses belajar mengajar di kelas.
Refleksi Hasil dan dampak
Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
Refleksi Hasil dan dampak
1. Hal baik apa saja yang sudah muncul dalam pelaksanaan rencana aksi
a. Pembelajaran sudah berpusat pada siswa.
b. Siswa sudah aktif mengikuti pembelajaran,
c. Siswa lebih antusias daripada saat pembelajaran menggunakan model pembelajaran yang biasa digunakan.
d. Meningkatnya motivasi belajar siswa.
e. Kegiatan literasi siswa meningkat
2. Apa saja yang masih kurang dalam pelaksanaan rencana aksi?
a. Ada beberapa siswa yang masih malu untuk presentasi
b. Proses penilaian sikap yang belum maksimal
3. Langkah perbaikan apa saja yang harus dilakukan untuk pembelajaran berikutnya?
a. Manajemen waktu dalam proses pembelajaran yang lebih baik lagi
b. Guru harus berlatih untuk lebih terampil menguasai kelas dan mengkondisikan siswa
c. Melakukan penilaian antar teman
4. Apakah model problem based learning dapat berjalan sesuai rencana?
Berdasarkan hasil observasi model pembelajaran problem based learning sudah terlaksana sesuai rencana, sintaks sudah terlaksana semua
5. Apakah model Problem based learning dapat menyelesaikan masalah yang ingin diselesaikan?
Masalah yang ditemukan dalam materi Pencernaan adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Model problem based learning dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang ditemukan pada materi pencernaan. Hal ini terlihat dari hasil angket respon siswa yang menyatakan bahwa siswa merasa senang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ini dan berharap bisa belajar dengan cara seperti ini untuk materi yang lain dengan alasan mereka lebih bersemangat, belajar tidak membosankan dan diijinkan untuk berbicara pada saat belajar.






