Kamis, 08 Desember 2022

Best Practices PPG Daljab 2022 Kategori 2

Nama: Azmi Fitria Pratiwi, S.Pd. 
Kelas: IPA A Kelompok 1 
NIM : 2200103922097037 

LK 3.1 Menyusun Best Practices 

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran 

Lokasi SMPN 2 Paninggaran 
Lingkup Pendidikan Sekolah Menengah Pertama 
Tujuan yang ingin dicapai Meningkatkan motivasi/minat belajar peserta didik dan memaksimalkan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi (IT) dalam pembelajaran IPA. 
Penulis Azmi Fitria Pratiwi, S.Pd. 
Tanggal 6 Desember 2022 

Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. 

Latar belakang dari praktik pembelajaran ini adalah peserta didik kelas VIII tidak bersemangat dan aktif mengikuti pembelajaran dan kebanyakan diam saat ditanya kembali tentang materi yang dipelajari. Selain itu kurangnya penggunaan TPACK dalam kegiatan pembelajaran, kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dan kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif di kelas dalam proses pembelajaran. 

Praktik pembelajaran ini menurut saya sangat penting untuk dibagikan karena dapat menimbulkan dampak yang sangat besar dan luar biasa dalam proses pembelajaran yaitu : 
1. Selain bisa memotivasi diri saya sendiri dan juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan guru yang lain. 
2. Model dan metode pembelajaran yang lebih bervariasi. 
3. Media, alat dan bahan pembelajaran lebih inovatif. 
4. Proses pembelajaran lebih terstruktur. 
5. Pembelajaran berpusat pada peserta didik. 
6. Guru berperan sebagai fasilitator. 
7. Pembelajaran yang lebih menarik sehingga peserta didik lebih fokus dan tercapainya tujuan pembelajaran sesuai apa yang direncanakan. 

Peran saya dan tanggung jawab saya dalam praktik ini : 
1. Melakukan identifikasi masalah pembelajaran yang terjadi di sekolah 
2. Mencari alternatif solusi dari berbagai sumber, baik dari literatur, wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, rekan sejawat dan pakar. 
3. Menyusun perangkat pembelajaran yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi yaitu rendahnya motivasi dan minat belajar peserta didik serta cakupan materi yang luas dengan penggunaan istilah asing. 
4. Perangkat pembelajaran yang disusun adalah RPP, LKPD, Bahan ajar, media pembelajaran dan instrumen penilaian yang akan digunakan. 
5. Pelaksanaan rencana aksi yang dilakukan sebanyak 4 siklus pembelajaran 
6. Merekam proses pembelajaran yang dilakukan dan mengedit video tersebut sesuai dengan sintaks model pembelajaran yang dilakukan 
7. Melakukan analisis hasil pembelajaran untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran 
8. Melakukan refleksi pembelajaran yang sudah dilaksanakan 

Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, 

Setelah melakukan identifikasi masalah dengan berdasarkan pada hasil kajian literatur dan hasil wawancara pakar, rekan sejawat dan refleksi diri, beberapa tantangan yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar dan minat belajar peserta didik adalah : 
1. Peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi. 
2. Guru belum terbiasa menggunakan model pembelajaran yang tidak biasa digunakan. 
3. Belum adanya media pembelajaran yang interaktif. 
4. Sumber belajar peserta didik yang kurang bervariasi. 

Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah : 
1. Peserta didik sebagai pusat pembelajaran dan membantu persiapan praktik pembelajaran 
2. Kepala sekolah yang telah memberikan saran tentang masalah yang teridentifikasi beserta penyebab dan alternatif solusinya 
3. Pengawas bina yang telah bersedia diwawancara untuk memberikan pendapat terkait penyebab masalah dan alternatif solusi yang bisa dilakukan 
4. Rekan sejawat sesama guru IPA yang telah memberikan saran terkait penyebab masalah dan solusi yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah serta telah bersedia menjadi observer dalam praktik pembelajaran 
5. Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam proses melaksanakan pembelajaran PPL 

Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan yang ada, yaitu: 
 1. Masih ada peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi dan mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas. 
Saya lebih intens lagi dalam membimbing peserta didik yang belum memahami tugas yang akan dilakukan, agar peserta didik yang masih pasif dalam kegiatan diskusi dapat berperan aktif di kelompoknya. (Sesuai sintaks 3) 
Saya mendampingi dan memberikan contoh kepada peserta didik baik individu maupun kelompok bagaimana cara mempresentasikan hasil laporan kelompok dan tetap memberikan semangat dan apresiasi kepada peserta didik atau kelompok yang sudah tampil. (Sesuai sintaks 3 dan 4) 

Langkah-langkah yang lain juga diambil antara lain, 
1. Berkaitan dengan model pembelajaran Menerapkan model pembelajaran yang mampu melatih siswa untuk mengungkapkan pendapat dan mendorong agar lebih aktif dan kritis sehingga pembelajaran berpusat pada siswa. 
Adapun model pembelajaran yang dipilih yaitu Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terdiri dari 5 sintaks pembelajaran yaitu: 
 Sintaks 1: Orientasi peserta didik pada masalah 
 Sintaks 2: Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar 
 Sintaks 3: Membimbing penyelidikan secara individu atau kelompok 
 Sintaks 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya 
 Sintaks 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah 
dari model pembelajaran yang dipilih dari mulai tahap satu sampai tahap akhir yang dituangkan dalam kegiatan pembuka, inti dan penutup. 

2. Berkaitan dengan bahan ajar dan media ajar 
 Saya menggunakan bahan ajar berupa Handout per pertemuan juga LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk mengukur ketercapaian belajar peserta didik dan saya juga menggunaakan video pembelajaran yang ditampilkan lewat LCD proyektor, dengan berbantuan salindia dan aplikasi power director secara konkrit dikolaborasikan dengan berbasis TPACK sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. 

3. Berkaitan dengan penilaian 
 Saya juga menggunakan lembar penilaian untuk menilai secara keseluruhan dari ranah pengetahuan, keterampilan dan sikap. Tentunya dalam instrumen lengkap mulai dari kisi-kisi, indikator ketercapaian setiapa ranah, dan rubrik penilaian untuk melengkapi penilaian di akhir pembelajaran 

Strategi yang dilakukan 
Strategi yang dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik dalam proses pembelajaran yaitu merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan mengembangkan RPP dan Lembar Kerja (LKPD) yang berpusat pada peserta didik. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok-kelompok kecil dan saling bekerja sama dalam menemukan konsep belajarnya. Mereka belajar untuk berani berpendapat dan menghargai pendapat orang lain serta belajar mempertanggungjawabkan hasil yang telah mereka peroleh bersama. 
Proses pengembangan RPP yang berpusat pada peserta didik dengan menentukan kegiatan-kegiatan pembelajaran apa saja yang bisa mengaktifkan peserta didik dan berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian proses pembelajaran. 

Sumber daya yang digunakan 
Sumber daya atau materi yang saya gunakan untuk kegiatan ini adalah jaringan internet, buku-buku yang terkait model-model pembelajaran inovatif, buku Peserta didik IPA kelas VII dan VIII. Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Mata Pelajaran IPA SMP, kompetensi dan kreatifitas guru dalam mengembangkan RPP dan LKPD yang berpusat pada aktifitas peserta didik serta kelancaran proses belajar mengajar di kelas. 

Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut 

Refleksi Hasil dan dampak 
 1. Hal baik apa saja yang sudah muncul dalam pelaksanaan rencana aksi 
a. Pembelajaran sudah berpusat pada siswa. 
b. Siswa sudah aktif mengikuti pembelajaran, 
c. Siswa lebih antusias daripada saat pembelajaran menggunakan model pembelajaran yang biasa digunakan. 
d. Meningkatnya motivasi belajar siswa. 
e. Kegiatan literasi siswa meningkat 

 2. Apa saja yang masih kurang dalam pelaksanaan rencana aksi? 
a. Ada beberapa siswa yang masih malu untuk presentasi 
b. Proses penilaian sikap yang belum maksimal 

 3. Langkah perbaikan apa saja yang harus dilakukan untuk pembelajaran berikutnya? 
a. Manajemen waktu dalam proses pembelajaran yang lebih baik lagi 
b. Guru harus berlatih untuk lebih terampil menguasai kelas dan mengkondisikan siswa 
c. Melakukan penilaian antar teman 

4. Apakah model problem based learning dapat berjalan sesuai rencana? 
Berdasarkan hasil observasi model pembelajaran problem based learning sudah terlaksana sesuai rencana, sintaks sudah terlaksana semua 

5. Apakah model Problem based learning dapat menyelesaikan masalah yang ingin diselesaikan?
Masalah yang ditemukan dalam materi Pencernaan adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Model problem based learning dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang ditemukan pada materi pencernaan. Hal ini terlihat dari hasil angket respon siswa yang menyatakan bahwa siswa merasa senang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ini dan berharap bisa belajar dengan cara seperti ini untuk materi yang lain dengan alasan mereka lebih bersemangat, belajar tidak membosankan dan diijinkan untuk berbicara pada saat belajar.

Selasa, 24 Desember 2013

Ayah

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Dipagi hari ini entah kenapa saya tiba-tiba teringat ayah saya. Ketika saya teringat ayah, hanya do'a yang bisa saya panjatkan. Semoga Allah mengampuni dosa"nya dan Semoga saya dipertemukan dengan ayah di Syurga-Nya. Amin.


Ayah…..
kau penguat hatiku
menjadikanku wanita yang tegar
wanita yang sabar
wanita yang pantang menyerah

Ayah….
sepi saat kau jauh
kau begitu hebat
tak ada yang bisa sepertimu
ataupun menggantikan posisimu

Ayah….
aku begitu menyayangimu
keringatmu menjadi inspirasiku
tawamu yang slalu aku rindu
sedihmu adalah deritaku

Sudah satu tahun kau pergi meninggalkanku
Tapi, Masih segar goresan luka kepergianmu
Masih membayang kenangan indah masalalumu
Kini semua benar2 telah berlalu
Sedih ini bercampur pilu
Tangis ini bercampur rindu
Sesungguhnya aku …….
masih butuh kasih sayangmu
masih ingin dipelukanmu
masih butuh nasihatmu
namun,,,apalah dayaku
kini ku hanya bisa memandang nisanmu
mengenang jasa dan kebaikanmu
menuruti semua nasihat kau berikan

Ayah
Do’a ku ini mengiringi perjalananmu
Semoga Allah mengampuni dosa2mu
Semoga Allah menerima amal ibadahmu
Dan semoga tempat yang layak ditujukan untumu
Aku,,, slalu menyayangimu

#RinduBapak :')

Sabtu, 12 Desember 2009

Jadilah Aktivis Muslimah Harapan Rasulullah



Publikasi : 19-08-2004



Menjadi wanita memang menyenangkan, apalagi wanita "Muslimah", sebab muslimah berarti wanita yang telah diseleksi oleh Allah untuk menerima hidayah-Nya dan menjalankan kehidupan sesuai dengan sunnah Rasul-Nya.

Rasulullah sebagai manusia pilihan Allah, sangat peduli terhadap muslimah. Beliau sangat menyayangi muslimah sehingga beliau berpesan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, "Tidaklah seorang muslim yang mempunyai anak dua orang perempuan kemudian ia berbuat baik dalam berhubungan dengan keduanya akan bisa memasukannya ke dalam surga."

Di masa beliau hidup kaum wanita merasakan angin segar dalam kehidupannya, setelah sebelumnya pada masa jahiliyah hidup teraniaya, tidak mendapatkan hak yang semestinya.

Kehidupan wanita muslimah saat itu boleh dikata beruntung dibandingkan dengan wanita sekarang pada umumnya. Karena muslimah relatif hidup dalam komunitas masyarakat yang memahami nilai Islam secara baik. Hidup mereka betul-betul tersanjung, karena mereka merasakan hidup sesuai fitrahnya.

Berbeda dengan situasi sekarang, ketika banyak wanita menuntut emansipasi, persamaan derajat. Boleh dikatakan kehidupan wanita sekarang berada ditengah komunitas masyarakat yang tidak memahami nilai-nilai Islam. Ini menyebabkan ketidaknyamanan dalam hidup mereka.

Sudah tentu wanita muslimah harus berupaya menghilangkan ketidaknyamanan tersebut. Caranya adalah dengan mulai mengaktifkan dirinya dalam pelaksanaan nilai-nilai Islam serta berupaya mengaktivisir wanita lain untuk beramal Islami.

Ustadz Faisal Maulawi, seorang Mufti Libanon, menyatakan, "Saatnya sekarang kondisi ummat sedang dalam keadaan bahaya, para wanita muslimah yang sholihah terjun untuk terlibat aktif dalam membentengi dan memperbaiki ummat."

Untuk menjadi muslimah yang disayang oleh Rasulullah SAW hendaknya diperhatikan empat hal berikut:

1. Faqihah Lidiiniha

Seorang muslimah hendaknya faqih (paham) terhadap din (agamanya). Selayaknya ia dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dalam arti pas tajwid dan makhorijul hurufnya. Kemudian dapat membaca hadits dan selalu pula menjadi bacaan hariannya, karena dengan itu ia memahami keinginan Rasulnya untuk kemudian berusaha menyesuaikan kehidupannya sesuai dengan cara hidup Rasulullah SAW.

Setelah itu ia berusaha menyesuaikan kehidupannya sesuai dengan cara hidup Rasulullah SAW. Ia juga harus berusaha memperkaya diri dan wawasannya melalui belajar kepada seorang guru yang jujur dalam menyampaikan ilmunya, dan berusaha banyak membaca buku agama lainnya seperti tentang aqidah, akhlaq, fiqh, siroh, fiqh da'wah, Tarikh Islam, sejarah dunia dan ilmu kontemporer lainnya. Contoh muslimah yang menguasai ilmu-ilmu ini adalah Aisyah RA.

2. Najihah fi Tarbiyyati Auladiha

Seorang aktifis muslimah yang telah berkeluarga hendaknya mengupayakan kesuksesan dalam mendidik anaknya, bahkan bagi bagi seorang aktivis yang belum berkeluargapun seharusnya mempelajari bagaimana cara mendidik anak dalam Islam, karena ilmu tersebut fardhu 'ain, sehingga mempelajarinya sama dengan mempelajari wudhu, sholat, shoum, dan yang lainnya. Sehingga ia tahu betul cara mendidik anak dalam Islam yang nantinya anak-anak tersebut akan ia persembahkan untuk kejayaan Islam dan kaum muslimin. Insya Allah kelak ia akan menjadi Ibu yang sukses seperti Hajar dan Khadijah ra.

3. Muayyidah fi Da'wati Zaujiha

Sebagai aktifis amal Islami, kepedulian kita bukan hanya kepada masalah eksternal, mengupayakan pelaksanaan amal Islam terhadap orang lain, akan tetapi kepedulian terhadap aktifitas keluarga harus lebih diutamakan, misalnya memberikan motivasi amal Islami kepada anak, pembantu, juga suami.

Ia menjadi muslimah yang senantiasa menjadi motivator kebaikan suaminya, seperti Ummu Sulaim yang menikah dengan Abu Tholhah dengan mahar syahadat. Namun ketika Abu Tholhah wafat Rasulullah mensholatkannya sampai sembilan kali takbir, saking sayangnya Rasulullah kepada beliau karena tidak pernah absent dalam beramal dan berjihad bersama Rasul.

Hal ini ia lakukan karena selalu mendapat motivasi dari Ummu Sulaim, istrinya.

4. Naafi'ah Fi Tagyiiri Biiatiha

Ia selalu peduli terhadap lingkungannya, selalu membuka mata dan telinga untuk mengetahui kondisi lingkungannya, berusaha menjadi anashir tagyiir (unsure perubah) dalam lingkungannya, selalu mengupayakan lingkungannya menjadi lebih baik.

Contohnya Ummu Syuraik yang selalu mengelilingi pasar bila saat sholat tiba untuk mengingatkan penghuni pasar agar segera melaksanakan sholat dengan kalimatnya yang terkenal 'Assholah, Assholah!!!'

Demikian semoga dengan empat hal ini kita dapat menjadi aktifis Muslimah yang di cintai Rasulullah SAW. Amin. (Ustadzah Yoyoh Yusroh)[pk.or.id]




KotaSantri.com

Hadits Hari ini




Dari Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : Bila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur (untuk melakukan hubungan suami istri) namun tidak mau mendatanginya sampai suami itu dalam keadaan marah kepadanya, maka malaikat melaknat istri itu hingga shubuh. (HR Muttafaq 'Alaihi)

Jumat, 09 Oktober 2009

Sahabat

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya




PujanggA

akhwat lincah

Sabtu, 19 September 2009

BulaN RAMADHAN

bulan ramdhan tahun ini terasa kurang. itu karena semua target q gagal semua. aku sedih knpa aku tidak bisa memanfaatkan bulan penuh berkah ini untuk beribadah. aku terlalu disibukan dgn urusan yg ku bwt sendiri. hmm setelah bulan ramadhan hampir berakhir aku baru merasa kehilangan. moga2 aku masih bisa bertemu bulan ramadhan di tahun berikutnya.